Profil

Sejarah



Berasal dari permohonan Pemerintah Kota Denpasar untuk memanfaatkan aset Pemerintah Provinsi Bali bekas Pemerintahan Kabupaten Badung di Lumintang untuk kantor Instansi dan sarana prasarana pemerintahan lainnya. 23 Mei 2011 terbit sudah Surat Gubernur Bali No. 593/2327/PA. Aset perihal persetujuan pemanfaatan aset di Lumintang dengan syarat tetap mempertahankan Taman Hijau dan lapangan sebagai ruang publik. Dengan memadukan antara spirit pelayanan dengan kemajuan teknologi, Pemerintah Kota Denpasar terus melakukan inovasi dan kreatifitas dalam hal pelayanan kepada masyarakat.

Gedung Pelayanan Publik diberi nama Graha Sewaka Dharma sesuai motto “Sewaka Dharma” (Melayani Adalah Kewajiban). Gedung yang diresmikan 27 Februari 2013 diperuntukan untuk pelayanan kepada masyarakat Kota Denpasar secara cepat, mudah, tepat, murah, dan transparan. Spriti Sewaka Dharma diharapkan dapat melakukan perubahan pola pikir dan kontrol publik terhadap kinerja Pelayanan Publik. Ini juga berkaitan erat dengan Tri Hita Karana sebagai ide central yang telah lama berkembang di masyarakat, yakni kearifan lokal yang penyesuaiannya dapat selaras dengan Pemerintah.


Foto
gambar 1
Video
Iklan Kebersihan Kota Denpasar
Facebook
Twitter